Jumat, 24 Agustus 2012

Sebuah catatan untukmu Indonesiaku

Patutkah untuk dibanggakan negeri ini disaat korupsi merajalela?
Patutkah untuk dibanggakan negeri ini bila ekonomi tergantung dari impor?
Patutkah dibanggakan negeri ini bila olahraga tidak lagi menjadi prestasi?
Patutkah dibanggakan negeri ini bila orang kecil masih tersiksa dengan hukum, sedangkan orang besar kebal terhadapnya?
Patutkah dibanggakan bila semua pemimpinnya hanya mementingkan perutnya dari pada perut rakyatnya?
Oh Indonesia. Sampai kapankah semua ini akan trus berlanjut? Tidakkah kau bosan atau lelah dengan semua ini? Tidakkah kau malu dengan teman2mu yang sudah maju? Tidakkah kau berusaha untuk memperbaiki dirimu? Kau bagaikan zambrud ditengah hamparan lautan biru yang luas. Tapi sayang, manusia2 yang menuntunmu adalah binatang ternak borokan yang hanya mementingkan dirinya sendiri dari pada rakyatnya yang terus menderita karena mereka. Bahkan mereka lebih hina daripada babi berkudis, karena tega memakan harta orang lain. 


Sampai kapankah cahaya kegelapan ini berlanjut? Hai orang2 yang waras, dan tidak sombong. Cepatlah kau ambil ahli roda pemerintahan di negeri ini. Semoga akan ada perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar